
NTB – Tipikorinvestigasi.id
Mataram — 25 November 2025
Kasus dugaan dana siluman yang menyeruak di lingkup Pemerintah Daerah NTB kini memasuki babak yang menuntut ketegasan. Setelah sejumlah pejabat dan pihak terkait mulai diperiksa, publik justru menyorot satu titik paling krusial: siapa sebenarnya sumber dana itu? Dari mana alirannya, dan siapa pemberi serta pengendali yang selama ini bergerak di balik layar?
Dinamika di lapangan memperlihatkan bahwa dugaan keterlibatan kontraktor maupun unsur eksekutif tidak mungkin dikesampingkan. Informasi yang beredar dari para aktivis dan pegiat antikorupsi menyebut adanya pola lama yang terus berulang: proyek publik menjadi lahan transaksi gelap, sementara oknum-oknum tertentu bertindak seperti operator sunyi yang mengatur arus dana di luar mekanisme anggaran resmi.
Kejati NTB kini berada di titik uji kepemimpinan. Penegakan hukum tidak cukup hanya berhenti pada pemeriksaan staf pelaksana atau pejabat minor. Publik menunggu tindakan nyata untuk menembus lingkaran inti para penyandang dana, baik dari kalangan kontraktor yang diduga menjadi “penyuplai”, maupun dari unsur eksekutif yang ditengarai memberi ruang, akses, bahkan perlindungan.
Masyarakat NTB menginginkan proses hukum yang tidak hanya menyentuh kulit luar. Sudah terlalu lama praktik seperti ini dianggap sebagai rahasia umum. Penangkapan terhadap aktor utama—bukan sekadar juru atur dan pelaksana teknis—akan menjadi penanda bahwa Kejati NTB berdiri di pihak publik, bukan tunduk pada tekanan politik maupun kelompok berkepentingan.
Keadilan hanya akan hidup bila keberanian ditegakkan. Kini bola berada di tangan Kejaksaan Tinggi NTB. Publik menunggu langkah tegas: bongkar sumber dana, tangkap pemberinya, dan hentikan tradisi gelap yang merugikan daerah serta menciderai kepercayaan masyarakat.(Ghost)










