PADANG, Tipikorinvestigasi.id – Ketua Bidang Antar Lembaga Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Relawan Prabowo Subianto Indonesia Kuat (REPRO) Sumatera Barat, Firma Ragnius, menegaskan pihaknya akan mengawal pelaksanaan proyek strategis pembangunan bangunan pengendali lahar dan sedimen di kawasan Gunung Marapi agar berjalan sesuai spesifikasi teknis, tepat mutu, tepat waktu, serta bebas dari penyimpangan.
Pernyataan tersebut disampaikan menyusul penunjukan Subur Berkah KSO sebagai penyedia jasa pelaksanaan paket pekerjaan pembangunan bangunan pengendali lahar dan sedimen di kawasan Gunung Marapi dengan nilai hasil negosiasi sebesar Rp249.873.359.000.
Menurut Firma Ragnius, proyek yang bernilai hampir Rp250 miliar itu bukan sekadar pembangunan infrastruktur, tetapi merupakan bagian penting dari upaya mitigasi bencana untuk melindungi ribuan masyarakat yang tinggal di kawasan rawan terdampak erupsi Gunung Marapi.
“Kami akan mengawal proyek ini sejak awal hingga selesai. Seluruh pekerjaan harus dilaksanakan sesuai spesifikasi teknis, tepat mutu, tepat waktu, dan tepat sasaran. Tidak boleh ada pekerjaan yang asal jadi maupun penyimpangan yang berpotensi merugikan negara serta membahayakan keselamatan masyarakat,” tegasnya.
Ia menjelaskan, bangunan pengendali lahar dan sedimen memiliki fungsi vital dalam mengurangi risiko banjir lahar pascaerupsi Gunung Marapi. Infrastruktur tersebut diharapkan mampu melindungi permukiman warga, lahan pertanian, jalan, jembatan, dan berbagai fasilitas umum dari ancaman aliran lahar serta material vulkanik.
Karena itu, REPRO Sumbar meminta penyedia jasa, konsultan pengawas, dan seluruh pihak yang terlibat melaksanakan pekerjaan secara profesional, transparan, dan akuntabel sesuai ketentuan yang berlaku.
“Anggaran yang sangat besar harus menghasilkan bangunan yang berkualitas dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat. Kami mendukung percepatan pembangunan, namun pengawasan juga harus diperketat agar seluruh pekerjaan memenuhi kontrak, spesifikasi teknis, serta dapat dipertanggungjawabkan kepada publik,” ujarnya.
Berdasarkan Surat Nomor PB 0201/-Bws5.8.1/725, pemerintah telah menunjuk Subur Berkah KSO sebagai penyedia jasa pelaksanaan paket pekerjaan pembangunan bangunan pengendali lahar dan sedimen di kawasan Gunung Marapi.
Penunjukan tersebut dilakukan setelah penawaran Nomor 1073318500/1/2025/8 tertanggal 8 Agustus 2025 melalui proses evaluasi dan negosiasi teknis oleh Pokja Pemilihan Bidang Sumber Daya Air. Nilai penawaran yang disepakati sebesar Rp249.873.359.000.
Dengan dimulainya tahapan menuju penandatanganan kontrak dan pelaksanaan pekerjaan fisik, proyek strategis ini diharapkan mampu memperkuat sistem pengendalian lahar dan sedimen sebagai bagian dari upaya mitigasi bencana di kawasan Gunung Marapi.
Selain itu, pelaksanaannya juga diharapkan berlangsung secara transparan, akuntabel, serta selesai tepat waktu demi memberikan perlindungan maksimal bagi masyarakat Sumatera Barat. (Tim)








