KPK Geledah Rumah Mantan Kadisdikbud Muara Enim, Dugaan Aliran Dana Korupsi Pendidikan Kembali Disorot

oleh
oleh

Muara Enim, Tipikorinvestigasi.id – Upaya pengusutan kasus dugaan korupsi yang menjerat Bupati Muara Enim nonaktif, H. Edison, SH., M.Hum., terus bergulir.

Tim Penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) kembali melakukan serangkaian tindakan penyidikan dengan menggeledah sejumlah lokasi di Kabupaten Muara Enim, termasuk rumah dinas mantan Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Muara Enim, Rusdi Hairullah, pada Sabtu (13/06/2026).

banner 336x280

Berdasarkan informasi yang dihimpun, penggeledahan dimulai sekitar pukul 08.00 WIB. Tim Penyidik KPK dibagi menjadi dua kelompok untuk menyisir dua lokasi berbeda yang diduga memiliki keterkaitan dengan perkara yang tengah diusut.
Tim pertama melakukan penggeledahan di rumah dinas Rusdi Hairullah yang berlokasi di Jalan Proklamasi, Kelurahan Air Lintang, Kecamatan Muara Enim.

Sementara tim kedua mendatangi kediaman seorang Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Disdikbud Muara Enim yang berada di Jalan Anggrek, Kelurahan Air Lintang.

Penggeledahan berlangsung sekitar dua jam. Setelah itu, kedua tim kembali berkumpul di Mapolres Muara Enim sekitar pukul 10.00 WIB untuk melanjutkan agenda penyidikan.

Tidak hanya melakukan penggeledahan, penyidik KPK juga diketahui memeriksa sedikitnya tiga orang saksi yang diduga memiliki informasi dan keterkaitan dengan perkara operasi tangkap tangan (OTT) yang sebelumnya dilakukan di Kabupaten Muara Enim.

Pemeriksaan berlangsung di ruang Satya Haprabu Satreskrim Polres Muara Enim dan berlangsung selama kurang lebih empat jam.

Usai pemeriksaan, tim penyidik meninggalkan Mapolres Muara Enim dan kembali menuju hotel tempat mereka menginap di Kota Muara Enim.

Pengembangan Kasus yang Terus Meluas
Langkah penyidikan yang dilakukan KPK ini merupakan bagian dari pengembangan perkara yang telah menyeret sejumlah pihak sebagai tersangka dalam kasus dugaan korupsi di lingkungan Pemerintah Kabupaten Muara Enim.

Sehari sebelumnya, Jumat (12/06/2026), penyidik KPK juga telah melakukan penggeledahan di empat lokasi berbeda di Kabupaten Muara Enim. Serangkaian penggeledahan tersebut mengindikasikan bahwa penyidik tengah menelusuri lebih jauh dugaan keterlibatan pihak-pihak lain serta mencari alat bukti tambahan untuk memperkuat konstruksi perkara.

Nama Rusdi Hairullah sendiri kembali menjadi perhatian publik setelah KPK mengungkap adanya dugaan aliran dana sebesar tiga persen yang diterimanya saat menjabat Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Muara Enim.

Dugaan tersebut menjadi salah satu bagian yang sedang didalami penyidik dalam rangka mengurai pola dan mekanisme dugaan korupsi yang terjadi.

Saat ini, Rusdi Hairullah diketahui menjabat sebagai Asisten Perekonomian dan Pembangunan (Asisten II) Pemerintah Kabupaten Muara Enim.

Publik Menanti Transparansi Penegakan Hukum
Rangkaian penggeledahan dan pemeriksaan yang dilakukan KPK menunjukkan bahwa pengusutan perkara ini belum berhenti pada para tersangka yang telah diumumkan sebelumnya.

Publik kini menunggu langkah lanjutan KPK untuk mengungkap secara terang dugaan aliran dana, pihak-pihak yang menikmati keuntungan, serta potensi kerugian negara yang ditimbulkan.

Kasus ini juga menjadi sorotan karena menyentuh sektor pendidikan yang semestinya menjadi prioritas pembangunan daerah.

Apabila dugaan penyimpangan tersebut terbukti, maka praktik korupsi tidak hanya merugikan keuangan negara, tetapi juga berpotensi menghambat peningkatan kualitas pendidikan dan pelayanan publik di Kabupaten Muara Enim.

Hingga berita ini diturunkan, belum ada keterangan resmi dari pihak Rusdi Hairullah terkait penggeledahan yang dilakukan penyidik KPK.

Sementara KPK masih terus melakukan pendalaman dan pengumpulan alat bukti untuk mengungkap secara menyeluruh perkara yang sedang ditangani.

(Redaksi)
Catatan: Seluruh pihak yang disebut dalam pemberitaan ini tetap mengedepankan asas praduga tak bersalah sampai adanya putusan pengadilan yang berkekuatan hukum tetap.

banner 336x280

Tentang Penulis: Redaksi

Gambar Gravatar
Wartawan Asal Provinsi Sumatera Selatan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.