Prabumulih, Tipikorinvestigasi.id – Dalam upaya memaksimalkan potensi sumber daya alam dan mendukung ketahanan pangan keluarga, Kelompok Wanita Tani (KWT) Bougenville Kelurahan Patih Galung, Kecamatan Prabumulih Barat, Kota Prabumulih, menggelar praktik langsung pembuatan aneka olahan pangan dan non-pangan. Kegiatan berlangsung di Anejung Kito pada Selasa (16/06/2026).

Mengusung program “Sehati, Sehat Alami”, seluruh bahan baku yang digunakan diambil langsung dari kebun milik kelompok.
Berbagai jenis produk berhasil dibuat, antara lain sabun cassia dari daun ketepeng, serbuk instan serai jahe lemon, kunwak kunyit temulawak, pempek herbal sayuran sebagai upaya pencegahan stunting, keripik daun keji beling, keripik daun beluntas, manisan pepaya, stik lidah buaya, serta minuman segar dari lidah buaya dan nanas.

Ketua KWT Bougenville, Rini Setia Budi menjelaskan bahwa kegiatan ini bertujuan agar hasil kebun yang selama ini ada dapat diolah menjadi produk yang lebih bermanfaat, bernilai gizi tinggi, sekaligus memiliki nilai jual yang lebih baik.
Menurutnya, pemanfaatan bahan alami juga selaras dengan upaya menjaga kesehatan keluarga dan lingkungan.
Sementara itu, Humas Pertamina EP Limau Field, Catherine Wahyuning Walujing dan Rama Sanjaya menyampaikan dukungan penuh terhadap kegiatan ini.
Sebagai kelompok binaan Pertamina EP Limau Field, KWT Bougenville terus didorong untuk mengembangkan keterampilan dan berinovasi dalam mengolah hasil pertanian.
Pertamina berkomitmen mendampingi kelompok agar semakin mandiri, produktif, dan mampu meningkatkan kesejahteraan anggota serta masyarakat sekitar.
Kegiatan ini juga menjadi wujud nyata sinergi antara perusahaan dan masyarakat, sekaligus mendukung program pemerintah dalam upaya pencegahan stunting serta peningkatan ekonomi kerakyatan.
Ke depannya, KWT Bougenville berkomitmen terus mengembangkan variasi olahan agar manfaat hasil pertanian dapat dirasakan secara lebih luas dan optimal.
Sumber: KWT Bougenville Patih Galung
Penulis/Editor: Pewarta Sumsel















