MUARA ENIM, Tipikorinvestigasi.id – Hari Buruh Internasional atau May Day tahun 2026 di Kabupaten Muara Enim dirayakan dengan cara yang sangat istimewa dan penuh berkah.
Dewan Pimpinan Cabang Konfederasi Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (DPC KSPSI) Muara Enim memilih mengisi momen bersejarah ini dengan aksi nyata berbagi dan kepedulian sosial.
Alih-alih hanya berorasi, mereka membawa semangat persaudaraan dan kemanusiaan dengan menyalurkan bantuan langsung ke Panti Asuhan, Pondok Pesantren, serta menjangkau pekerja yang membutuhkan, pada Minggu (03/05/2026).
Kegiatan ini bukan sekadar seremonial, melainkan wujud pengamalan ajaran agama bahwa “Sedekah itu adalah bukti keimanan” (HR. Muslim).
Bahwa kekuatan buruh tidak hanya terlihat dalam perjuangan hak, tetapi juga terasa dalam kelembutan hati yang peduli kepada sesama.
Kepedulian ini disalurkan ke sejumlah tempat yang sangat membutuhkan perhatian, antara lain:
✅ Pondok Pesantren Thawalib pimpinan Ustadz Buya Zulkarnain, S.Pd.I. (Kel. Air Lintang)
✅ Panti Asuhan Pondok Da’arul Yatim (RT 14 Tanjung Enim)
✅ Pondok Pesantren Nurul Madaany (Desa Pulau Panggung)
✅ Panti Asuhan Tarbiyaturohaniyah (RT 3 Tegal Rejo)
Hadir langsung membagikan bantuan, Ketua DPC KSPSI Muara Enim, H. Zainal Arifin, didampingi Sekjen KSPSI Agama Tuasikal serta jajaran pengurus. Aksi sosial ini juga didukung penuh oleh Federasi FSP KEP KSPSI dan berbagai Pimpinan Unit Kerja (PUK) seperti PT Lematang Coal Lestari, PT EBS, dan PT BCKA.
Dalam sambutannya, Zainal Arifin menegaskan bahwa kegiatan ini adalah wujud nyata dari hati yang peduli, yang bersumber dari keyakinan bahwa
“Barangsiapa melapangkan kesusahan seorang muslim, maka Allah akan melapangkan kesusahannya di dunia dan akhirat” (HR. Muslim).
“Di momen May Day ini, kami ingin menunjukkan bahwa buruh juga punya hati yang besar. Kegiatan ini bukan sekadar memberi, tetapi menebar kasih sayang.
Ini adalah tali asih untuk kesejahteraan anak-anak panti dan santri. Semoga menjadi amal jariyah yang terus mengalir pahalanya,” ujarnya dengan penuh kehangatan.
Ia juga mengutip pesan Rasulullah SAW:
“Sedekah itu dapat menghapus dosa sebagaimana air memadamkan api.” (HR. Tirmidzi)
Oleh karena itu, berbagi di hari yang baik ini menjadi cara kita membersihkan hati dan mendekatkan diri kepada Allah SWT.
Senyum cerah dan mata berbinar terlihat jelas dari wajah anak-anak yatim dan para santri saat menerima paket bantuan. Suasana haru menyelimuti saat mereka menyambut kedatangan rombongan buruh yang hadir membawa harapan.
Salah satu pengurus Panti Asuhan Da’arul Yatim mengungkapkan rasa terima kasih yang mendalam.
“Kami sangat bersyukur dan terharu. Bantuan dari Bapak-Ibu sekalian sangat berarti bagi kebutuhan anak-anak di sini. Semoga KSPSI semakin maju, sukses, dan selalu dilimpahkan rezeki yang berkah,” ungkapnya dengan tulus.
Kegiatan ini membuktikan bahwa ketika buruh bersatu dalam kebaikan, kekuatannya mampu mengubah suasana menjadi lebih indah. Sebagaimana sabda Nabi:
“Tidaklah seorang hamba bersedekah, melainkan ia akan mendapatkan perlindungan dari Allah SWT.”
Semoga semangat berbagi ini terus tumbuh, menjadi berkah bagi pemberi dan penerima, serta menjadi contoh bahwa perjuangan buruh adalah perjuangan kemanusiaan yang mulia. (DW)










