PRABUMULIH, Tipikorinvestigasi.id – Guna memperkuat kewaspadaan dan sinergitas penanganan bencana kebakaran hutan dan lahan (Karhutla), Tim Penyuluhan Markas Besar TNI melaksanakan kegiatan strategis di Kecamatan Rambang Kapak Tengah, Kota Prabumulih.
Acara berlangsung resmi di Aula Kantor Camat Rambang Kapak Tengah pada Sabtu, 30 Agustus 2026, pukul 14.00 WIB hingga selesai pukul 16.15 WIB dalam suasana aman dan lancar.

Kegiatan dipimpin langsung oleh Brigjen TNI Edi Rohmatulah, didampingi jajaran perwira tinggi TNI antara lain Kol AL P. Suri Widhiantono, Kol Mar Bonifacius Andi Wisata, Kol Au Mirza, Kol Au Anggoro, Kol AL Surieidiyanto, Kol Inf Zusnan Hadi, Ltk Laut Drg. Fauzi, dan Kol Inf Hendra Saputra.
Turut hadir Komandan Kodim 0404/Muara Enim yaitu Pabung Prabumulih Mayor Arm Subroto Santoso beserta Danramil 404-02/Prabumulih Kapten Czi Garfeni, serta unsur Forkompinda, Ipda Wendi S.Pi MH (Kapolsek), Camat Rambang Kapak Tengah Satria Karsyah, SH., M.Si., Sekcam, Lurah, Babinsa, Babinkamtibmas, dan perwakilan warga setempat.
Ketua Tim Penyuluhan Karhutla Brigjen TNI Edi Rohmatulloh menegaskan, pentingnya sinergi dan kesadaran kolektif dalam menghadapi ancaman kebakaran hutan dan lahan.
Bahwa keberhasilan pencegahan Karhutla tidak hanya menjadi tugas aparat keamanan semata, melainkan tanggung jawab bersama antara pemerintah, TNI/Polri, dan seluruh lapisan masyarakat.
Lebih lanjut dijelaskan bahwa peran masyarakat sangat krusial, mulai dari tidak melakukan pembukaan lahan dengan cara bakar, waspada terhadap potensi api sekecil apa pun, hingga sigap melaporkan jika menemukan titik panas.
Beliau juga menekankan perlunya pemahaman hukum yang kuat agar setiap warga memahami konsekuensi tegas dari perbuatan membakar lingkungan.
Kegiatan ini diharapkan menjadi titik awal terbentuknya kekuatan pertahanan dini di wilayah, sehingga potensi kerugian baik materi maupun lingkungan dapat ditekan seminimal mungkin.
“Mari kita jaga hutan dan lahan kita bersama, demi masa depan yang aman dan lestari,” ujarnya.
Terpisah, Komandan Kodim 0404/Muara Enim Letkol Kav Sahid Winagiri, S.Hub., Int., M.M., melalui Pabung Prabumulih Mayor Arm Subroto Santoso, menegaskan bahwa kegiatan penyuluhan ini merupakan fondasi penting dalam membangun pertahanan wilayah dari ancaman kebakaran.
Program ini dirancang bukan sekadar untuk memberikan informasi, melainkan membangun kesadaran mendalam agar masyarakat paham, peduli, dan terlibat aktif mencegah bencana sejak dini. Poin utama yang ditekankan adalah perubahan pola pikir dan perilaku warga.
Masyarakat diharapkan memahami penyebab serta dampak buruk Karhutla bagi kesehatan dan lingkungan, serta berani meninggalkan kebiasaan membakar lahan dengan beralih ke metode ramah lingkungan tanpa api.
Selain itu, kesiapsiagaan menjadi kunci: warga harus tahu cara merespons titik panas dan membangun kekuatan bersama relawan peduli api agar risiko dapat diredam secepat mungkin.
Lebih lanjut ditegaskan pentingnya aspek hukum dan hasil nyata. Tujuannya adalah menekan angka kejadian, mengurangi luas lahan terbakar, serta menegaskan pemahaman bahwa pembakaran lahan memiliki sanksi pidana dan denda yang tegas.
Semangat kebersamaan antara masyarakat, TNI, Polri, dan instansi terkait menjadi kunci utama menjaga keamanan wilayah dan mencegah kerugian negara yang lebih besar.
(Pendim_0404/Muara Enim)
Penulis Editor Pewarta Sumsel













