SIMEULUE, Tipikorinvestigasi.id – Suasana pagi di Posramil Teupah Barat, Kodim 0115/Simeulue, tampak berbeda pada Selasa (28/4/2026). Halaman kantor yang biasanya hening oleh langkah tegas prajurit, hari itu riuh oleh tawa ceria puluhan siswa TK Negeri Sitalale Inor. Mereka datang dalam rangka kegiatan outing class dengan tema inspiratif: “TNI Sahabat Anak: Aku Bercita-cita Melindungi Negaraku”.
Kedatangan rombongan siswa yang didampingi langsung oleh Kepala Sekolah, Devi Ruhmi Wahyuni, S.Pd., beserta dewan guru dan orang tua murid, disambut hangat oleh Danposramil Teupah Barat, Serma Agus Wandi, serta Danpos TNI-AL Labuhan Bajau, Peltu Bah Eko Nur Ahadi. Kolaborasi antara Babinsa (Bintara Pembina Desa) dan Babinpotmar (Bintara Pembina Potensi Maritim) ini menunjukkan sinergi kuat TNI AD dan TNI AL dalam mendidik generasi muda di wilayah kepulauan Simeulue.
Mengenal Seragam dan Pangkat dengan Senyum
Di bawah terik matahari yang bersahabat, Sertu Liana Supriatna, salah satu Babinsa Posramil Teupah Barat, menjadi pusat perhatian anak-anak. Dengan bahasa yang sederhana dan ramah, ia memperkenalkan profesi TNI, tugas pokok menjaga kedaulatan negara, hingga beragam pangkat dalam organisasi militer.
Mata bulat para siswa berbinar saat diperkenalkan dengan berbagai jenis seragam dinas. Mereka diajak menyentuh dan melihat langsung atribut kebanggaan tersebut, menghapus kesan bahwa TNI itu menakutkan. Sebaliknya, sosok prajurit hadir sebagai sahabat yang melindungi.
Antusiasme terlihat jelas. Tidak ada rasa takut, yang ada hanyalah keingintahuan besar dan semangat untuk meniru sikap tegas para bapak TNI.
Membangun Karakter Sejak Dini
Danposramil Teupah Barat, Serma Agus Wandi, dalam sambutannya menekankan pentingnya pengenalan lingkungan militer sejak usia dini. “Kunjungan pendidikan ini kami harapkan dapat menjadi fondasi awal untuk memperkuat karakter anak-anak. Selain menambah wawasan, ini adalah upaya menanamkan jiwa kebersamaan dan cinta tanah air,” ujarnya.
Senada dengan itu, Danpos TNI-AL Labuhan Bajau, Peltu Bah Eko Nur Ahadi menambahkan bahwa interaksi langsung dengan lingkungan sekitar sangat krusial bagi tumbuh kembang anak. “Dengan memberikan kesempatan belajar di luar kelas, kita berharap anak-anak terbentuk menjadi pribadi yang berani, mampu bersosialisasi, dan mandiri. Semoga cita-cita mereka untuk melindungi negara suatu hari nanti bisa terwujud,” pungkasnya penuh harap.
Kegiatan ditutup dengan sesi foto bersama yang mengabadikan momen kehangatan antara prajurit TNI dan calon-calon pemimpin masa depan bangsa di ujung barat Indonesia ini. Sebuah langkah kecil hari ini, diharapkan menjadi jejak besar bagi ketahanan nasional di masa depan. (Uris)








