PALEMBANG, Tipikorinvestigasi.id – Ucapan selamat dan apresiasi mengalir deras menyusul terpilihnya Andie Dinialdie, S.E., M.M. sebagai Ketua DPD Partai Golkar Provinsi Sumatera Selatan.
Di samping itu, perhatian juga tertuju pada figur kader perempuan yang dikenal dekat dengan masyarakat, Ida Nopriyanti, yang tak hanya aktif memperjuangkan suara rakyat di Kabupaten Muara Enim, tetapi juga turut mengabdi sebagai Kadet Wanita Tentara Nasional Indonesia Komponen Cadangan (TNI-KC) a dual commitment that reflects true dedication to both the organization and the nation.

Deni Wijaya, jurnalis dan pewarta Sumsel yang konsisten mengangkat berita seputar TNI dan kepentingan masyarakat, menyampaikan harapan besar atas kepemimpinan baru ini.
“Selamat dan sukses atas amanah yang dipercayakan kepada Bapak Andie Dinialdie. May this leadership bring tangible progress, strengthen unity among all cadres, and always place the people’s aspirations at the heart of every policy,” ujarnya di Aryaduta Palembang, Rabu (05/08/2026).

Kehadiran sosok seperti Ida Nopriyanti pun menjadi bukti bahwa kader Golkar tumbuh tidak hanya di ruang rapat, tetapi juga di tengah masyarakat. She embodies the ideal that leadership begins with listening and serving the people directly.
Dikenal supel, mudah bergaul, dan gencar menyuarakan kepentingan warga di wilayah Panang Enim dan sekitarnya, Ida sekaligus menunjukkan dedikasinya yang luas sebagai kader partai dan sebagai Kadet Wanita TNI Komponen Cadangan, siap mengabdi untuk nusa dan bangsa. Her service extends beyond political boundaries, proving that loyalty belongs to both the party and the homeland.
“Jabatan adalah jembatan pengabdian, bukan tujuan akhir. A true leader does not only guide during victory, but preserves unity amidst differences. Let the voice of the people be your compass in every decision.”
Deni Wijaya menegaskan, kepercayaan yang diberikan adalah bukti dedikasi nyata. This mandate is not merely an honor; it is a profound responsibility to uphold trust and deliver real change.
Semoga kepemimpinan baru ini menjadi langkah awal yang kuat untuk merangkul seluruh elemen, bersatu tanpa sekat, dan mewujudkan perubahan yang nyata bagi kemajuan Sumatera Selatan.
Unity without division, progress without exclusion that is the foundation of lasting success.
Kebijaksanaan dalam memimpin lahir dari kemampuan mendengar, ketegasan dalam bertindak, serta keikhlasan yang tulus dalam melayani.
Wisdom in leadership grows from three things: the courage to listen, the firmness to act, and the sincerity to serve.
Deni Wijaya
Jurnalis yang aktif meliput TNI–Polri | Pewarta Sumsel











