PALEMBANG, Tipikorinvestigasi.id – Prestasi gemilang kembali ditorehkan kontingen dari Ksatria 0404 Taekwondo Club Muara Enim dalam ajang bergengsi Mok’s Taekwondo Championship edisi ke‑7. Kompetisi berlangsung selama dua hari, tepatnya tanggal 20 hingga 21 Juni 2026, bertempat di GOR Dempo Komplek Jakabaring, Palembang, Sumatera Selatan. Minggu (21/06/2026).
Secara keseluruhan, klub ini mengirimkan 31 atlet yang dibagi dalam dua kelompok, yaitu 8 atlet kategori Prestasi dan 23 atlet kategori Pemula.
Keikutsertaan ini membuahkan hasil sangat membanggakan dengan perolehan medali yang beragam di setiap kelas pertandingan.
Pada kelompok Kategori Prestasi, tim Ksatria 0404 berhasil mengumpulkan 3 medali Emas, 1 medali Perak, dan 2 medali Perunggu.
🏅 Peraih Medali Emas:
– Daphano Dwi Putra
– M. Fathan Al Rizky
– Mecca Azizah Prillia – sekaligus meraih Juara 1 Kelas Berat Under 23 Kg Kategori Pracadet Putri serta penghargaan istimewa sebagai Talenta Terbaik / Atlet Terbaik Kategori Pracadet Putri
🥈 Peraih Medali Perak:
– Fakhri Yuri Altamis
🥉 Peraih Medali Perunggu:
– M. Luthfi Caisar Putera
– M. Fabians Algazhaam
Sementara itu, pada kelompok Kategori Pemula yang diikuti oleh 23 atlet muda pembinaan, Ksatria 0404 juga menunjukkan perkembangan yang sangat baik dengan meraih 16 medali Emas dan 7 medali Perak.
Keberhasilan ini menjadi bukti nyata bahwa proses pembinaan sejak tahap awal berjalan terarah dan berkualitas.
Salah satu atlet yang tampil paling menonjol dan mencuri perhatian juri maupun penonton adalah Mecca Azizah Prillia.
Ia dinilai tidak hanya unggul dalam hasil akhir pertandingan, tetapi menampilkan penguasaan teknik yang tepat, semangat juang tinggi, kedisiplinan, serta etika bertanding yang patut dicontoh. Penghargaan
“Talenta Terbaik” diberikan karena ia dinilai memiliki bakat alami dan potensi besar untuk dikembangkan hingga ke tingkat kompetisi yang lebih tinggi.
Ajang Mok’s Taekwondo Championship ke‑7 ini diikuti oleh berbagai klub dan akademi dari seluruh wilayah Sumatera Selatan, antara lain Global Taekwondo Academy, Taekwondo Ksatria 0404, dan Speed Kick Taekwondo Club.
Persaingan berjalan sangat ketat namun tetap berlandaskan prinsip sportivitas, menjadi wadah pembuktian kemampuan sekaligus sarana pengalaman berharga bagi para atlet muda.
Kesuksesan tim ini menjadi kebanggaan besar bagi seluruh pelatih, staf pendukung, keluarga, serta masyarakat Kabupaten Muara Enim.
Hal ini membuktikan bahwa pembinaan olahraga bela diri di wilayah tersebut berjalan efektif dan mampu melahirkan atlet‑atlet andalan.
Diharapkan capaian ini dapat menjadi motivasi bagi seluruh anggota klub untuk terus berlatih dengan tekun, mempertajam kemampuan, dan menorehkan lebih banyak prestasi gemilang di masa mendatang, baik di tingkat daerah maupun nasional.
Secara keseluruhan, rangkaian pertandingan dan penyerahan penghargaan berjalan aman, tertib, dan kondusif sesuai tujuan penyelenggaraan ajang ini.









